Sesungguhnya manusia telah memilih bagaimana akhir kehidupannya. Dan pilihan itu ada pada bagaimana ia menjalani kehidupannya. Sebagaimana ia menjalani kehidupannya seperti itulah kemungkinan besar ia akan menghadapi kematiannya. Karena sesungguhnya dengan menjalani kehidupan berarti kita sedang berjalan menuju kematian kita
Jumat, 04 Desember 2009
DZIKRUL MAUT
Apa bila seorang hamba mati maka pertama-tama yang dilakukan oleh saudaranya yaitu memandikannya ketika simayit dimandikan seraya berkata janganlah engkau aku mandikan dengan air yang panas ataupun air yang dingin karna aku baru saja rehat dari sakaratul maut, Ketika ia dikafani maka ia berkata jangan engkau buru – buru menutup kepalaku karna ini adalah penglihatan yang terakhir untuk melihat keluargaku sampai hari kiamat, dan ketika mayat dibawa untuk dikuburkan maka ia berkata jangan engkau cepat-cepat membawaku karna ini adalah perjumpaan ku yang terakhir dengan sanak saudaraku sampai hari kiamat kelak dan sampailah ia dalam tepian kubur gundah gulanalah simayit, dan apabila simayit diletakan kedalam lubang kubur maka ditutupilah semua dengan tanah, simayit ditinggal sendiri tanpa ada yang menemaninya pada saat itu pula malaikat mendatanginya dan menanyakan amal perbuatanya selama didunia ia pun akan berada dalam kubur sampai hancurnya alam semesta/kiamat
-
“Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang Telah kami berkahi s...